Menikmati Pesona Padang Savana Negekeo di Pulau Flores

MBAY — Nagekeo merupakan satu diantara Kabupaten yang berada di Pulau Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kabupaten Nagekeo ibu kotanya adalah Mbay yang terletak di tengah Pulau Flores. Letaknya yang sangat strategisNagekeo ternyata menyimpan pesona keindahan alam yang luar biasa. Padang savana terbentang luas pada wilayah utara menjadi daya tarik tersendiri yang sungguh mengagumkan. Eksotika […]

Sumber : Istimewa (Pos Kupang)

MBAY — Nagekeo merupakan satu diantara Kabupaten yang berada di Pulau Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kabupaten Nagekeo ibu kotanya adalah Mbay yang terletak di tengah Pulau Flores.

Letaknya yang sangat strategis
Nagekeo ternyata menyimpan pesona keindahan alam yang luar biasa.

Padang savana terbentang luas pada wilayah utara menjadi daya tarik tersendiri yang sungguh mengagumkan.

Eksotika punggung bukit berbalut savana serta aktivitas hewan dan eksositem burung-burung yang masih terjaga membuat daerah ini juga menjadi aset wisata menarik di Pulau Flores NTT.

Savana yang tak jauh dari kota Mbay ibu kota Kabupaten Nagekeo ini menjadi mudah untuk dikunjungi karena hanya membutuh 15 menit perjalanan dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Padang savana yang indah dengan tumbuhan hijau membentang luas didaerah Boawae, Aesesa Selatan dan juga wilayah lainnya di Nagekeo.

Mulai pagi hari kita dapat menikmati matahari terbit atau sunsire dan matahari terbenam dengan warna jingga menggoda, membuat kita untuk berlama-lama di savana Nagekeo ini.

Savana terlihat hijau merona ketika memasuki musim hujan seperti sekarang ini. Banyak hewan ternak berkeliaran bebas disana.


Beberapa pohon khas savana terlihat berdiri mengayun berirama tertiup angin sepoi-sepoi saat berada di padang savana.

Langit biru yang mempesona menambah keindahaan savana ini, apalagi dengan awan tipis yang terus bergerak mengikuti arah angin.

Keunikan bukit-bukit dengan puncak yang cukup curam namun dengan punggung bukit yang landai, serta berbalut savana sungguh memberikan sebuah lanscape menakjubkan.

Ternak –ternak seperti sapi, kambing, kerbau terlihat bergerak bebas menikmati hijaunya rerumputan di padang savana.

Terlihat juga domba-domba dengan gerombolannya tersediri juga asik menikmati rerumputan hijau.

Ekosistem burung-burung yang masih terjaga terlihat dengan masih bisa dijumpai aktivitas burung-burung mencari rerumputan kering membuat sarang di pagi hari serta menikmati cahaya pagi yang sungguh menakjubkan.

Biasanya hanya sedikit pengunjung lokal yang datang sekedar melepas kepenatan dengan menikmati keindahan savana seraya mengabadikan lanscape indah ini.

“Memang musim seperti ini padang savana Nagekeo sangat indah dan memang itu hampir setiap tahun saat musim penghujan,” ujar warga Rendu Tutubhada.

Wargapun berharap agar keindahan savana tetap terus terjaga dan terawat jangan sampai dirusaki.

Ketika berada disana, pengunjung bisa menikmati perpaduan awan tipis langit biru, rerumputan hijau sungguh sangat menakjubkan.

Pada titik terjauh di punggung bukit, terlihat lekukan pada lembah dan punggung bukit sungguh sangat menggoda para fotografer lanscape bila berada di savana Nagekeo ini.

Apalagi puncak pukit yang sesekali dinaungi langit yang dramatik membuat savana pada punggung bukit terlihat eksotik.

Memasuki musim hujan seperti sekarang ini kita akan sering menikmati lengkungan pelangi yang

sungguh indah dengan intensitas waktu yang cukup lama.

 Tak hanya itu sore hari akan menakjubkan dengan langit jingga yang keluar ketika matahari terbenam.

Keindahaan semakin terasa lengkap karena bila langit cerah pada malam harinya kita bisa menikmati gugusan bintang galaxy bima sakti atau biasa disebut milky way di atas savana ini.

Luas savana yang tak terkira dengan keanekaragaman hayati di dalamnya sungguh patut dijaga dan menjadi aset wisata yang tak ternilai.

Konstan mengatakan tak hanya pengunjung lokal yang datang berswafoto di padang savana, tapi juga wisatawan asing pasti akan menikmati indahnya pesona savana di Nagekeo.

“Kalau khusus kawasan Rendu menuju Dhereisa itu kan bisa melihat peson gunung Ebulobo, memang sangat indah. Bisa melihat puncak gunung Inerie di Kabupaten Ngada,” ujar Konstan.

Konstan mengaku dirinya bersama sejumlah teman-temannya sering menikmati sunset dan sunrise di padang savana khusunya di daerah Aesesa Selatan.

“Kami memang sering pergi foto-foto. Ini juga bagian dari tempat wisatan yang harus dijaga. Musim hujan sekarang padang savana sangat indah,” ujar Konstan.

Sumber : Istimewa (Pos Kupang)
Posting : Fajar Manik

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *